Oleh: Si Pincang
Category
IBADAH
02 Rabiul Awal 1433H
26 January 2012
08:59
INFAQ UNTUK MENGAGUNGKAN KELAHIRAN NABI SAW
Pada satu Hadits di tulisan sebelumnya menerangkan, orang yang mau menafkahkan / menshodaqoh kan hartanya satu dirham dengan niat mengagungkan kelahiran Nabi besar Muhammad SAW, orang tersebut seakan-akan menafkahkan satu gunung emas untuk jihad fii sabilillah. Ini kalau satu dirham, bila sampai dua dirham berarti dua gunung emas, kalau 10 dirham sama dengan 10 gunung emas, dan umpama sampai 1000 dirham, maka habislah gunung-gunung di Indonesia, semua jadi emas. Asal niatnya mengagungkan kelahiran Nabi SAW. Menginfaqkan Rp1000,- untuk mengagungkan kelahiran Nabi SAW, ini dianggap menafkahkan berjuta-juta uang untuk kepentingan sabilillah.
Sabilillah itu jalan, yakni jalan yang menuju keridloan Alloh. Sabilillah itu artinya meliputi banyak jalan, segala jalan apa saja yang jalan itu menuju keridloan Alloh, itu namanya Sabilillah.
29 Safar 1433H
24 January 2012
13:11

Kita sedang menghadapi bulan lahirnya Nabi Muhammad SAW , maka di sini perlu disampaikan beberapa Hadits sehubungan dengan mengagungkan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
'ADHOMA MAULIDIN NABIYYI SHOLLALLOOHU 'ALAIHI WASALLAMA
(Mengagungkan kelahiran Nabi Shollalloohu 'Alaihi wasallama).
1. HADITS NABI
QOOLA ROSUULILLOOHI SHOLLALLOOHU 'ALAIHI WASALLAMA : MAN ANFAQO DIRHAA MAN FII MAULIDII FAKA-ANNAMAA ANFAQO JABALAN MIN DZAHABIN FII SABIILILLAAHI (AL HADITS).
Artinya:"Bersabda Rosululloh SAW : Barang siapa yang menginfaqkan satu dirham dalam mengagungkan kelahiranku, maka seakan-akan menginfaqkan satu gunung dari emas di dalam jalan menuju keridlo-an Alloh".
24 Safar 1433H
19 January 2012
20:09
Siapa sejatinya diri kita sebagai manusia ? Pertanyaan ini sederhana, dapat dikemukakan jawaban paling sederhana, maupun jawaban yang lebih rumit dan rinci. Jawaban masing-masing orang tidak bisa diukur secara benar-salah. Cara menjawab siapa diri manusia hanya akan mencerminkan tingkat pemahaman seseorang terhadap kesejatian Tuhan. Hal ini sangat dipermaklumkan karena berkenaan dengan eksistensi Tuhan sendiri yang begitu penuh dengan misteri besar. Upaya manusia mengenali Sang Pencipta, ibarat jarum yang menyusup ke dalam samudra dunia. Yang hanya mengerti atas apa yang bersentuhan dengannya. Itupun belum tentu benar dan tepat dalam mendefinisikan. Tuan memang lebih dari Maha Besar. Sedangkan manusia hanya selembut molekul garam. Begitulah jika diperbandingkan antara Tuhan dengan makhlukNya. Namun begitu kiranya lebih baik mengerti dan memahamiNya sekalipun hanya sedikit dan kurang berarti, ketimbang tidak samasekali.
Baca Selengkapnya »
23 Safar 1433H
18 January 2012
18:35
Sejak kapan manusia mengenal tuhan dan kejadian manusia.
Sebelum terbentuknya manusia, didalam alam ruh, terjadi pengakuan adanya ketuhanan sesuai dengan alqur'an. ALASTU BIROBBIKUM "Bukankah AKU tuhanmu " BALA SAHIDNA "benar ya ALLAH, engkau adalah TUHANku", kemudian "KALAU KAU AKU TURUNKAN KEDUNIA APA JANJIMU" . "TIADA AKU CIPTAKAN JIN DAN MANUSIA SUPAYA BERIBADAH KEPADAKU".
mohon maaf kalau terlalu panjang dan belum tuntas ….
Semoga pengetahuan awal kejadian manusia dengan pengetahuan sidikit membahas tauhid ini membawa kenikmatan dalam beribadah….dan ruhani kita mudah untuk dikendalikan.
* Password : surat ke berapa yang tidak pakai BISMILLAHIROHMANIROHIM
***
22 Safar 1433H
17 January 2012
09:20

INNALLOOHA WA MALAAIKATAHU YUSHOLLUUNA `ALANNABII YAA AYYUHAL LADZIINA AAMANUU SHOL-LUU `ALAIHI WASALLIMUU TASLIIMAA. ( Al Ahzab ).
“ Sesungguhnya Alloh dan Malai kat-MalaikatNya bersholawat atas Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu semua kepada Nabi dan mengucap salam dengan sung-guh-sungguh “.
Disitu sudah ada keterangan :
Alloh melimpahkan Rohmat kepada Nabi (YUSHOLLUUNA `ALAN NABII), ini adalah Rohmat yang khusus dilimpahkan kepada Nabi, tidak kepada manusia lain.
Oleh: Si Pincang
Category
IBADAH
19 Safar 1433H
15 January 2012
05:07

Mengapakah kita diperintah membaca sholawat padahal sholawat itu do`a.
Bila saya yang mengartikan ayat ini, artinya akan aneh :
Pertama, Alloh berfirman :
(INNALLOOHA) : “ Sesungguhnya Alloh “.
(WA MALAAIKATAHU) : “ Dan seluruh Malaikat Alloh “ ( Jumlahnya malaikat itu tidak terbilang banyaknya bahkan jumlahnya malaikat itu lebih banyak dari pada pasir yang ada di lautan ).
(YUSHOLLUUNA) : Ini ada dua macam ; ada sholawatnya Alloh dan ada sholawatnya malaikat.
Alloh membaca sholawat ditujukan kepada Kanjeng Nabi dan malaikat juga membaca sholawat yang ditujukan kepada Kanjeng Nabi.
Akan tetapi sholawatnya Alloh itu tidak sama dengan sholawatnya malaikat dan sholawatnya kita-kita, jangan disamakan.
Sholawatnya Alloh ialah : Alloh melimpahkan Rohmat Khusus kepada Nabi.
Sholawatnya malaikat ialah : Malaikat berdoa/ meminta kepada Alloh supaya Nabi Muham-mad terus dilimpahi rohmat dan salam.
18 Safar 1433H
13 January 2012
08:16

Jenis ibadah dalam ajaran Islam banyak macamnya, tapi ibadah yang paling aneh sendiri adalah ibadah membaca sholawat.
Ibadah membaca sholawat itu pasti diterima oleh Alloh, tapi kalau ibadah-ibadah lain selain sholawat itu mungkin diterima dan mungkin tidak diterima.
Sholawat itu mengandung rahasia yang besar, dan tidak sembarang orang mengetahuinya.
Disini perlu kami terangkan ayat Al Qur-an yang memerintahkan orang mukmin supaya membaca sholawat :
INNALLOOHA WA MALAAIKATAHU YUSHOLLUUNA `ALANNABII YAA AYYUHAL LADZIINA AAMANUU SHOL-LUU `ALAIHI WASALLIMUU TASLIIMAA. ( Al Ahzab ).
“ Sesungguhnya Alloh dan Malai kat-MalaikatNya bersholawat atas Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu semua kepada Nabi dan mengucap salam dengan sung-guh-sungguh “.
Oleh: Si Pincang
Category
KISAH
16 Safar 1433H
12 January 2012
06:39

Kalau kita mempelajari sejarah perjuangan para wali yang menyebarkan Islam di Nusantara, maka timbullah suatu pertanyaan :
“ Mengapakah para wali yang menyebarkan Islam di Nusantara itu bisa sukses ? Padahal hanya beberapa orang saja, dan tidak terlalu banyak menggunakan pidato-pidato seperti sekarang ini. Bahkan karena da`wahnya para wali tersebut sampai-sampai Indonesia sekarang ini menjadi negara yang umat Islamnya terbanyak di seluruh dunia.
Mengapa ? Apakah rahasianya ? “.
Rahasianya inilah yang perlu kita kaji
Para wali itu bukan hanya sekedar orang Islam saja tetapi mereka adalah pejuang-pejuang Islam.
Sedangkan kalau Da`i sekarang ini memang orangnya pandai-pandai tapi buahnya (hasilnya) itu sedikit, hanya daunnya yang banyak
15 Safar 1433H
10 January 2012
16:30
SIAPAKAH YANG DISEBUT WALI ITU ?
Pada tulisan ini, secara bersambung kita membahas tentang Auliyaa-ulloh, artinya : “ Wali-walinya Alloh atau kekasihnya Alloh “.
Menurut bahasa :
Bila orang satu disebut “Waliyulloh“ ( bentuk mufrod ), dan bila orang banyak disebut “Auliyaa-ulloh“ ( bentuk jama` ), sedangkan bila orang perempuan disebut “Waliyatulloh“.
Lalau bagaimanakah kriteria yang disebut Waliyulloh itu ?
Didalam Al Qur-an / surat Yunus diterangkan:
ALAA INNA AULIYAA-ALLOOHI LAA KHOUFUN `ALAIHIM WA LAA HUM YAHZANUUNA. ALLADZIINA AAMA-NUU WA KAANUU YATTAQUUNA. LAHUMUL BUSYROO FIL HAYAATID DUNYAA WA FIL AAKHIROH.
( Yunus / 62 ).
Artinya : “ Ingatlah !, Sesungguhnya wali-walinya Alloh itu tidak ada yang takut ( menyampaikan ajaran-ajaran Alloh ) dan dirinya itu tidak resah ( kalau dimusuhi karena melaksanakan ajaran-ajaran Alloh ). Mereka adalah orang-orang yang beriman dan selalu bertaqwa. Bagi mereka kegembiraan didalam kehidupan di dunia dan didalam kehidupan di akhirat “.
13 Safar 1433H
9 January 2012
06:47

Yang terucap dengan lidah kita, tentang Allah SWT, ridho Allah SWT, surga, neraka, iman kepada Allah SWT, Rasulullah SAW dan segala yang hal di seputar Islam. Sudahkah kalimat-kalimat tersebut disaat terucap di bibir, sekaligus dirasa oleh hati nurani kita. Berapakali kita menghadiri diskusi tentang Islam, seminar tentang syariah, perencanaan dalam da'wah dan lain sebagainya. Sebarapa besar makna kedekatan kita kepada Allah SWT kita rasakan dari segala gebyar aktivitas tersebut. Teringat sabda nabi SAW, " Ada orang membaca al-Qur'an, akan tetapi bacaannya tidak bisa melewati tenggorokannya." Artinya ada orang berbicara tentang perjuangan untuk Islam, syariat Islam, Allah SWT dan lain sebagainya. Akan tetapi pembicaraan tersebut hanya bergema ditenggorokannya saja dan tidak bisa terus meresap kehati.