BISIKAN IBLIS
Category JATI DIRI20 May 2012
04:49
Seluruh syetan itu namanya syetan kober, karena semua syetan itu koberan dan kalau ingin menipu manusia itu tidak perlu menunggu manusia sudah banyak, karena Nabi Adam dan istrinya yang hanya dua orang itu saja sudah dikerjain sekalian. Siapakah manusia yang tidak dikerjain oleh syetan?!.
- Ahli Qiro’at dikerjain.
- Ahli Feqih dikerjain.
- Ahli Tauhid dikerjain.
- Ahli Tashawwuf dikerjain.
- Ahli Zuhud dikerjain.
- Ahli Sholat Tahajjud dikerjain.
- Ahli Ekonomi dikerjain.
PILIHAN JALAN HIDUP
Category JATI DIRI18 May 2012
05:36
Ada Orang sudah diingatkan : “Mas jangan lewat situ mas karena di depan ada kubangan”. Jawabnya : “Biarin, ini kaki-kakiku sendiri”. Akhirnya benar, ia jatuh ke dalam kubangan.
Masyarakat sekitar menolongnya dan supaya tidak malu, ia beralasan : “Saya tidak jatuh tapi saya memang sedang mandi kok”. Ditanya lagi : “Lho, mandi kok malam-malam begini?”. Dijawab : “Iya, karena saya gerah”. Ditanya lagi : “Kalau memang mandi, tapi mengapa bajunya kok masih dipakai?”. Dijawab : “Oh, ini sekalian cuci-cuci baju saya”. Ya, beginilah contoh kalau orang sudah terlanjur malu. Maka manusia yang membantah ajakan-ajakan dari para Rosul juga nanti akan dapat malu diakhirat.
LAKI-LAKI HAID
Category IBADAH16 May 2012
17:37
JANGANLAH NIAT INGIN MASUK SYURGA
Kadang-kadang kami mendengar ucapan begini : “Islam itu sebagai Rohmatan Lil ‘Alamiin, maka nanti kamu itu akan dimasukkan syurga”. Menurut kami, apakah tidak malu berkata seperti itu?. Itu berarti selalu minta haknya saja tapi kewajibannya tidak diperhatikan.
Bagi Tashawwuf : Bila ada orang yang ibadah dengan mengharap masuk syurga, itulah orang laki-laki haid, tidak pernah bersih. Ibadah sedikit saja minta balasan syurga : “Yaa Tuhan, saya telah sholat Shubuh dua roka’at, maka masukkanlah saya ke dalam syurga Firdauss”. Manusia yang seperti itu adalah lupa kalau pahalanya sudah diterima lebih dahulu.
BUAHNYA SHOLAT
Category IBADAH13 May 2012
16:20
Menurut Al-Qur’an, buahnya Sholat atau hasilnya Sholat itu adalah :
TANHAA ANIL FAKHSYAA-I WAL MUNKAR.
Artinya : “Mencegah dari perbuatan fakhsya’ dan perbuatan mungkar”.
Jika ada orang yang mengerjakan Sholat bertahun-tahun tetapi haal-nya (perbuatannya) belum mencegah dirinya dari perbuatan fakhsya’ dan mungkar, maka itu adalah ibarat orang yang mengharapkan buah/hasil tanamannya, tapi tanaman itu tidak akan berbuah walau sampai wafatpun ia menunggunya. Lalu apa hasilnya?. Hasilnya ya lelah.
BERUSAHA AGAR SHOLATNYA DITERIMA
Category IBADAH11 May 2012
12:19
Ada sebagian orang yang mengusahakan agar sholatnya itu diterima, tapi ada juga sebagian orang yang punya prinsip ‘Pokoknya Sholat, tidak perduli diterima atau tidak karena itu adalah apa katanya nanti diakhirat’.
Apabila kita berprinsip seperti itu, maka bayangkan bagaimanakah seandainya diakhirat nanti kita kecewa, dikira sudah banyak beribadah tapi ternyata Alloh menganggap belum beribadah karena apa yang dikerjakan ditolak oleh Alloh.
+ : Tempatmu adalah dineraka karena kamu tidak pernah sholat.
- : Selama di dunia, saya kan sudah bertahun-tahun melakukan sholat.
+ : Tapi Sholatmu tidak diterima, berarti sama saja dengan tidak sholat.
Maka pastilah orang itu akan sedih dan menangis karena apa yang selama ini dia kerjakan itu tidak ada nilainya sama sekali. “Nggak usah menangisinya sebab prinsip kamu dulu adalah ‘apa katanya nanti diakhirat’, maka beginilah hasilnya”.
MENATA KESOPANAN DALAM SHOLAT
Category IBADAH9 May 2012
19:19
Di dalam Sholat itu kita dididik untuk menghormati Alloh, dididik tunduk kepada Alloh, dididik ta’at kepada Alloh, dididik Khusyu’, semuanya ini pendidikan di dalam Sholat. Kalau Sholatnya tidak Khusyu’, garapannya kasar, tidak sedep dipandang, bagaimanakah bisa mendidik diri kita?. Rukuh-nya saja barulah dicuci kalau bulan Maulud saja, ya pastilah bau, kalau diingatkan malah dijawab : “Lho itu kan bisa dipakai untuk obat batuk”.
Di Masjid kami juga pernah saya lihat, ada orang yang Sholat Dhuhur itu garapannya kasar. Tidak memakai baju tapi hanya berkaos dalam seperti orang yang sedang kepanasan, tidak berkopyah tapi kepalanya malah diikat kain sampai saya mengira dia itu pusing, ketika Tahiyyat-pun duduknya tidak benar, tapi seperti orang nongkrong, juga gerapannya itu terburu-buru, gugup semua.
METODE WIRID ASMAUL HUSNA
Category NGELMU8 May 2012
22:45
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa setiap huruf hijaiyyah memiliki nilai tersendiri, yang nantinya dapat dipakai untuk mengungkap rahasia-rahasia yang berkaitan dengannya.. Tentang hal tersebut ada di sini
Berikut ini saya sertakan tabel nilai numerik dari asmaul husna. Dari nilai numerik tersebut, kita dapat mengamalkan asmaul husna dengan teknik tertentu agar lebih kuat pola energy-nya yang pada akhirnya dapat membantu perwujudan keinginan kita sesuai dengan karakter energy dasar dari tiap-tiap asmaul husna tersebut.
BERLATIH KHUSYU’ DALAM SHOLAT
Category IBADAH2 May 2012
11:31
QOD AFLAHAL MUKMINUUNAL LADZIINAHUM FII SHOLAATIHIM KHOSYIUUNA
Artinya : “Sungguh mencapai keberuntungan orang-orang yang beriman (1). Yaitu orang-orang yang mereka itu di dalam sholatnya mencapai kekhusyu’an (2)”.
Lalu bagaimanakah sempurnanya khusyu itu?.
Sebenarnya semua rukun dalam Sholat itu untuk mendidik kita supaya Khusyu’.
- Ibadah Berdiri dalam Sholat adalah mendidik Khusyu’.
- Ibadah Ruku’ dalam Sholat adalah mendidik Khusyu’.
- Ibadah Sujud dalam Sholat adalah mendidik Khusyu’.
- Ibadah Duduk dalam Sholat adalah mendidik Khusyu’.
NOMERNYA HURUF HIJAIYAH
Category NGELMU28 April 2012
18:55
Untuk mempelajari huruf hijaiyah tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu huruf-hurufnya. Huruf hijaiyah terbagi menjadi 28 makhraj (pengucapan huruf). Jika selama ini kita mengenal susunan huruf Arab dari ALIF sampai YA (A-Ba-Ta-Tsa), itu adalah urutan huruf Arab yang disusun dan dikelompokkan menurut kemiripan bentuknya. Namun sebenarnya urutan huruf Arab yang sesungguhnya adalah dari ALIF sampai GHAIN (A-Ba-Ja-Dun atau disingkat ABJAD).
Perhatikan susunan huruf hijaiyah dibawah ini.

SHOLAT TIDAK BERNYAWA
Category IBADAH26 April 2012
09:38
Jasmani itu roboh bila ditinggal ruhnya. Karena hidupnya jasmani itu sandaran saja yakni bersandar kepada hidupnya ruhani. Hidupnya ruhani itu hidup Shifati. Hidupnya Jasmani itu hidup ‘Idhofi, yaitu hidup yang bersandar kepada sandaran. Apabila yang disandari itu sudah tidak ada, maka pastilah Geblak atau Roboh.
Begitu juga mengenai Sholat, kalau sholatnya itu tidak ada Khusyu’nya, maka sholatnya itu roboh, sebagaimana diterangkan dalam Hadits Nabi :
Qoola Rosuulullohi Shollallohu ‘alaihi Wasallam : YUSHOLLUUNA WALAA YUSHOLLUUNA. (Al-Hadits).
Orang yang seperti itu adalah orang yang kelihatannya sholat tapi sebenarnya tidak ada sholat.
- Waktu Dhuhur dia kelihatan Sholat.
- Waktu ‘Ashar dia kelihatan Sholat.
- Waktu Maghrib dia kelihatan Sholat.
- Waktu ‘Isya dia juga kelihatan Sholat.
- Waktu Shubuh diapun kelihatan Sholat.





