Cita-Cita Sederhana

Oleh: Si Buta
Category JALANPINCANG, NON ISLAM
04 March 2010M | 19 Rabiul Awal 1431H jam 20:42

NABI Khongcu pada usianya yang ke 50-an mengadakan pengembaraan ke berbagai Negara selama 13 tahun, semasa hidupnya pada jaman Chun Chiu (+/- 500 SM). Dengan tujuan untuk menyebarkan ajaran “dengan Kebajikan melayani masyarakat, dimulai dari pembinaan diri yang selaras watak sejati, merukunkan keluarga, bertenggang rasa kepada sesama, mengasihi masyarakat, mensejahterakan Negara, dan turut mendamaikan dunia.” Sebagaimana tertulis dalam kitab Cung Yung/ Tengah Sempurna: “Firman Tuhan itulah dinamai Watak Sejati manusia, hidup mengikuti Watak Sejati itulah dinamai menempuh Jalan Suci, bimbingan menempuh Jalan Suci itulah dinamai Agama.” Dan didalam kitab Da-Xue/ Ajaran Besar tertulis: “Inti ajaran Da-Xue adalah menggemilangkan Kebajikan yang bercahaya, mengasihi rakyat, dan bertahan pada puncak kebaikan.” Baca Selengkapnya »

Share on Facebook

24 February 2010M | 09 Rabiul Awal 1431H jam 21:04

Menurut laporan Life Science Amerika Serikat, bahwa sejumlah besar misteri yang sulit dipecahkan dalam tubuh manusia terhimpun di dalam otak besar. Otak besar merupakan organ yang paling membingungkan, seperti misalnya hidup dan mati, kesadaran, tidur dsb, semua itu adalah misteri yang belum mampu dipecahkan manusia hingga saat ini. Baca Selengkapnya »

Share on Facebook

24 February 2010M | 09 Rabiul Awal 1431H jam 16:51

Baginda baru saja membaca kitab tentang kehebatan Raja Sulaiman yang mampu memerintahkan, para jin memindahkan singgasana Ratu Bilqis di dekat istananya. Baginda tiba-tiba merasa tertarik. Hatinya mulai tergelitik untuk melakukan hal yang sama. Mendadak beliau ingin istananya dipindahkan ke atas gunung agar bisa lebih leluasa menikmati pemandangan di sekitar. Dan bukankah hal itu tidak mustahil bisa dilakukan karena ada Abu Nawas yang amat cerdik di negerinya.

Abu Nawas segera dipanggil untuk menghadap Baginda Raja Harun Al Rasyid. Setelah Abu Nawas dihadapkan, Baginda bersabda,
“Sanggupkah engkau memindahkan istanaku ke atas gunung agar aku lebih leluasa melihat negeriku?” tanya Baginda.

Abu Nawas tidak langsung menjawab. la berpikir sejenak hingga keningnya berkerut. Tidak mungkin menolak perintah Baginda kecuali kalau memang ingin dihukum.

Akhirnya Abu Nawas terpaksa menyanggupi proyek raksasa itu. Ada satu lagi permintaan dari Baginda, pekerjaan itu harus selesai hanya dalam waktu sebulan.

Abu Nawas pulang dengan hati masgul. Setiap malam ia hanya berteman dengan rembulan dan bintang-bintang. Hari-hari dilewati dengan kegundahan. Tak ada hari yang lebih berat dalam hidup Abu Nawas kecuali hari-hari ini.Tetapi pada hari kesembilan ia tidak lagi merasa gundah gulana.

Keesokan harinya Abu Nawas menuju istana. la menghadap Baginda untuk membahas pemindahan istana. Dengan senang hati Baginda akan mendengarkan, apa yang diinginkan Abu Nawas.

“Ampun Tuariku, hamba datang ke sini hanya untuk mengajukan usul untuk memperlancar pekerjaan hamba nanti.” kata Abu Nawas.
“Apa usul itu?”

“Hamba akan memindahkan istana Paduka yang mulia tepat pada Hari Raya Idul Qurban yang kebetulan hanya kurang dua puluh hari lagi.”

“Kalau hanya usulmu, baiklah.” kata Baginda.

“Satu lagi Baginda….. ” Abu Nawas menambahkan.

“Apa lagi?” tanya Baginda.

“Hamba mohon Baginda menyembelih sepuluh ekor sapi yang gemuk untuk dibagikan langsung kepada para fakir miskin.” kata Abu Nawas.

“Usulmu kuterima.” kata Baginda menyetujui.Abu Nawas pulang dengan perasaan riang gembira. Kini tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Toh nanti bila waktunya sudah tiba, ia pasti akan dengan mudah memindahkan istana Baginda Raja. Jangankan hanya memindahkan ke puncak gunung, ke dasar samudera pun Abu Nawas sanggup.
Desas-desus mulai tersebar ke seluruh pelosok negeri. Hampir semua orang harap-harap cemas. Tetapi sebagian besar rakyat merasa yakin atas kemampuan Abu Nawas. Karena selama ini Abu Nawas belum pernah gagal

melaksanakan tugas-tugas aneh yang dibebankan di atas pundaknya. Namun ada beberapa orang yang meragukan keberhasilan Abu Nawas kali ini.

Saat-saat yang dinanti-nantikan tiba. Rakyat berbondong-bondong menuju lapangan untuk melakukan salat Hari Raya Idul Qurban. Dan seusai salat, sepuluh sapi sumbangan Baginda Raja disembelih lalu dimasak kemudian segera dibagikan kepada fakir miskin.

Kini giliran Abu Nawas yang harus melaksanakan tugas berat itu. Abu Nawas berjalan menuju istana diikuti oleh rakyat. Sesampai di depan istana Abu Nawas bertanya kepada Baginda Raja,

“Ampun Tuanku yang mulia, apakah istana sudah tidak ada orangnya lagi?”

“Tidak ada.” jawab Baginda Raja singkat.

Kemudian Abu Nawas berjalan beberapa langkah mendekati istana. la berdiri sambil memandangi istana. Abu Nawas berdiri mematung seolah-olah ada yang ditunggu. Benar. Baginda Raja akhirnya tidak sabar.

“Abu Nawas, mengapa engkau belum juga mengangkat istanaku?” tanya Baginda Raja.

“Hamba sudah siap sejak tadi Baginda.” kata Abu Nawas.

“Apa maksudmu engkau sudah siap sejak tadi? Kalau engkau sudah siap. Lalu apa yang engkau tunggu?” tanya Baginda masih diliputi perasaan heran.

“Hamba menunggu istana Paduka yang mulia diangkat oleh seluruh rakyat yang hadir untuk diletakkan di atas pundak hamba. Setelah itu hamba tentu akan memindahkan istana Paduka yang mulia ke atas gunung sesuai dengan titah Paduka.”

Baginda Raja Harun Al Rasyid terpana. Beliau tidak menyangka Abu Nawas masih bisa keluar dari lubang jarum. ADA

Share on Facebook

Memory Card Recovery v3.60

Oleh: Si Pincang
Category DOWNLOAD
18 February 2010M | 03 Rabiul Awal 1431H jam 13:28

 Recover deleted photo, audio/video, MP3, MP4 from memory cards

 
Supported Storage:
 
CompactFlash Card, CF Card
Memory Stick, Memory Stick Duo, Memory Stick Pro, Memory Stick Pro Duo
Secure Digital Card, SD Card, miniSD
MultiMedia Card, MMC Card
SmartMedia, SM Card
xD Picture Card
Micro Drive
Cellular Phone, PDA and MP3/MP4 Player
Floppy Disk, Zip Disk and more. Baca Selengkapnya »
Share on Facebook

Opera 10.50 Build 3257 Beta

Oleh: Si Pincang
Category JALANPINCANG
18 February 2010M | 03 Rabiul Awal 1431H jam 12:31

 

Opera 10.50 Build 3257 Beta

Fast, powerful and efficient

Innovative compression technology

 

The real world does not have fast Internet everywhere. Switch on Opera Turbo and use our powerful servers to compress Web pages, so you get them faster. It is perfect for that crowded Wi-Fi or when connecting through your mobile phone. Baca Selengkapnya »

Share on Facebook

kode rahasia google

Oleh: Si Pincang
Category IPTEK
16 February 2010M | 01 Rabiul Awal 1431H jam 20:29

Kode-kode google. Ada Ebooknya memang. Tapi biar mudah ngingatnya saja:

Sangat Bnayak, silakan di pelajari dan di coba : Baca Selengkapnya »

Share on Facebook

Bahaya Mie Instant

Oleh: Si Pincang
Category COPAS FORUM, NGGAK SERIUS
15 February 2010M | 29 Safar 1431H jam 17:59

 

  

MAKSUD hati membantu suami menambah penghasilan, apa daya anak jadi korban. Akibat kerap meninggalkan buah hatinya, Hilal Aljajira (6), Erna Sutika (32) kini harus menelan pil pahit. Usus Hilal bocor dan membusuk hingga harus dipotong. Rupanya tiap hari Hilal hanya menyantap mi instan karena di rumah tak ada orang yang memasakkan makanan untuknya. Berikut cerita Erna. Baca Selengkapnya »

Share on Facebook

KERA JADI RAJA

Oleh: Si Pincang
Category JALANPINCANG, NGGAK SERIUS
13 February 2010M | 27 Safar 1431H jam 09:50

 

Sang Raja hutan "Singa" ditembak pemburu, tapi tidak sampai mati. Sang Raja Sakit serius. Penghuni hutan rimba jadi gelisah. Mereka sementara tidak mempunyai Raja lagi. Tak berapa lama seluruh penghuni hutan rimba berkumpul untuk memilih Raja yang baru. Pertama yang dicalonkan adalah Macan Tutul, tetapi macan tutul menolak. "Jangan, melihat manusia saja aku sudah lari tunggang langgang," ujarnya. "Kalau begitu Badak saja, kau kan amat kuat," kata binatang lain. "Tidak-tidak, penglihatanku kurang baik, aku telah menabrak pohon berkali-kali." "Oh! mungkin Gajah saja yang jadi Raja, badan kau kan besar..", ujar binatang-binatang lain. "Aku tidak bisa berkelahi dan gerakanku amat lambat," sahut gajah. Baca Selengkapnya »

Share on Facebook

MALIN KUNDANG

Oleh: Si Pincang
Category JALANPINCANG, NGGAK SERIUS
12 February 2010M | 26 Safar 1431H jam 09:24

 

Pada suatu waktu, hiduplah sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak laki-laki yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keuangan keluarga yang memprihatinkan, sang ayah memutuskan untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan mengarungi lautan yang luas.

Maka tinggallah si Malin dan ibunya di gubug mereka. Seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan bahkan sudah 1 tahun lebih lamanya, ayah Malin tidak juga kembali ke kampung halamannya. Sehingga ibunya harus menggantikan posisi ayah Malin untuk mencari nafkah. Baca Selengkapnya »

Share on Facebook

MERGER HOSTING

Oleh: admin
Category JALANPINCANG
12 February 2010M | 26 Safar 1431H jam 07:59

 

ATAS BERKAT ROHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Akhirnya beberapa website kami bisa kami gabungkan hostingnya, dengan harapan lebih memudahkan pengelolaan.

WEBSITE YANG KAMI GABUNG HOSTINGNYA :

 

 

Share on Facebook