Archive dari 'NGGAK SERIUS' Category
Di Bali masyarakat menyebutnya dengan teluh. Bila di daerah Lombok atau Sasak, jenis santet dikenal dengan nama Selaq. Begitu juga di bagian Sumbawa yang dikenal dengan nama ilmu sumbawa, pengertian santet sama dengan swanggi, nama itu bahkan meluas sampai ke Nusa Tenggara Timur.Assalamualaikum Wr Wb
Siapa yang tidak kenal R.A. Kartini, seorang pahlawan nasional
Kita sama-sama maklum bahwa manusia akan meninggalkan dunia, dan semua manusia yang hidup di dunia ini akan memasuki alam akhirat, timbullah dua pertanyaan dalam hati kita :
Kalau kita meninggalkan dunia, apakah yang paling bailk kita tinggalkan di dunia ini ?, apakah tidak perlu ada yang kita tinggalkan di dunia ini ? seperti meninggalnya cacing ?, apakah perlu harus ada yang kita tinggalkan di dunia ini ?.Kalau toh gajah meninggalkan gading, si macan meninggalkan belang, mengapa kita sebagai manusia makhluk yang begitu mulya, tidak ada yang patut kita tinggalkan ?. Kalau toh ada yang perlu kita tinggalkan, apakah yang paling baik kita tinggalkan didunia ini ?.
Dan kalau kita memasuki alam akhirat, apakah yang paling baik kita bawa kesana ?
Dua pertanyaan ini dijawab oleh Rosululloh S.A.W. Baca Selengkapnya »
Share on Facebook

MAKSUD hati membantu suami menambah penghasilan, apa daya anak jadi korban. Akibat kerap meninggalkan buah hatinya, Hilal Aljajira (6), Erna Sutika (32) kini harus menelan pil pahit. Usus Hilal bocor dan membusuk hingga harus dipotong. Rupanya tiap hari Hilal hanya menyantap mi instan karena di rumah tak ada orang yang memasakkan makanan untuknya. Berikut cerita Erna. Baca Selengkapnya »
Share on Facebook
Sang Raja hutan "Singa" ditembak pemburu, tapi tidak sampai mati. Sang Raja Sakit serius. Penghuni hutan rimba jadi gelisah. Mereka sementara tidak mempunyai Raja lagi. Tak berapa lama seluruh penghuni hutan rimba berkumpul untuk memilih Raja yang baru. Pertama yang dicalonkan adalah Macan Tutul, tetapi macan tutul menolak. "Jangan, melihat manusia saja aku sudah lari tunggang langgang," ujarnya. "Kalau begitu Badak saja, kau kan amat kuat," kata binatang lain. "Tidak-tidak, penglihatanku kurang baik, aku telah menabrak pohon berkali-kali." "Oh! mungkin Gajah saja yang jadi Raja, badan kau kan besar..", ujar binatang-binatang lain. "Aku tidak bisa berkelahi dan gerakanku amat lambat," sahut gajah. Baca Selengkapnya »
Pada suatu waktu, hiduplah sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu dan seorang anak laki-laki yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keuangan keluarga yang memprihatinkan, sang ayah memutuskan untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan mengarungi lautan yang luas.
Maka tinggallah si Malin dan ibunya di gubug mereka. Seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan bahkan sudah 1 tahun lebih lamanya, ayah Malin tidak juga kembali ke kampung halamannya. Sehingga ibunya harus menggantikan posisi ayah Malin untuk mencari nafkah. Baca Selengkapnya »
Share on Facebook
SELAMA ini sejarah dan nuansa Islami ada di Tanah Arab sehingga banyak yang pergi cuma umroh saja. Padahal kalau mau umroh, perlu juga diikuti dengan mengunjungi kota-kota sejarah Islam seperti Spanyol di Eropa. Baca Selengkapnya »
Share on Facebook
.jpg)
Majapahit adalah sebuah kerajaan kuno di Indonesia yang pernah berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya pada masa kekuasaan Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389. Baca Selengkapnya »
Share on Facebook

Sejumlah ahli sejarah berpendapat bahwa pusat kerajaan Sriwijaya adalah Palembang, di mana ditemukan banyak prasasti peninggalan Sriwijaya. Yang lain meletakkannya di Teluk Bandon (sekarang wilayah Muangthai), di Jawa, di Perak, di Jambi, dan di Muaratakus (Riau). Hal ini berdasarkan pada rekonstruksi peta-peta yang menunjukkan nama-nama tempat yang disebut dalam berbagai sumber asing dan catatan perjalanan para pedagang raja zaman itu, di samping aneka cerita rakyat tentang Raja Sriwijaya. Walaupun begitu, mungkin saja setiap versi masing-masing memiliki kebenaran. Sebab sebagai negara maritim yang kaya dan dinamis seperti Sriwijaya, berpindah-pindah ibukota dalam rentang waktu lebih dari lima abad bukanlah suatu hal yang mustahil. Baca Selengkapnya »
Share on Facebook
Kami memang latah!
Ketika ada kucing baru-nya pak jebdral A lewat, seorang jendral lain, jendral B karena terkejut mengumpat " kucing cluthak(rakus) ". Anak sang jendral B, mengetahui hal itu ikut-ikutan menyeru"Kucing Cluthak". Setelah Jendral B tahu kalau kucing itu milik si Jendral A, karena malu si Jendral B diam sambil ngeloyor pergi.
Tapi kita memang latah, ketika anak sang jendral B karena terlanjur menyeru " Kucing Cluthak" kita ikut-ikutan mengumpat kucing yang yak tahu apa-apa itu. Ada peraturan terselubung" Sesama jendral tidak boleh saling membantai" yah.. apa boleh buat, bagai bola panas(istilah kasus bank Century) nasib sang kucing jadi bulan-bulanan sana sini. Nasib kucing sial. Baca Selengkapnya »
Share on Facebook






